Tampilkan postingan dengan label Go Adiwiyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Go Adiwiyata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2012

ADIPURA DAN ADIWIYATA 2012

Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu 6 Juni 2012 dilaksanakan penyerahan Piala Adipura kepada Camat Kepanjen Bapak Dra. H. Suwadji, SIP, MSi dan Piala Adiwiyata Mandiri ke Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kepanjen Bapak Sutikno, M.Pd langsung oleh Bupati Malang Bapak H. Rendra Krisna. Selain itu juga dilaksanakan pula dilakukan pembagian sembako bagi 5 perwakilan pasukan kuning yang telah berjasa menjaga kebersihan kota, Pemberian piagam bagi 3 Kepala Sekolah Berprestasi, Bapak Sukirno selaku Ketua RW 4 Desa Talangagung dalam mengembangkan kawasan proiklim, dan kepada 3 orang siswa dari jenjang SMP, SMA, dan$20SMK peraih NUN Tertinggi di Kabupaten Malang.

Setelah kegiatan tersebut Bapak Bupati Malang melepas rombongan dari Pendopo Agung menuju Kepanjen, arak-arakan berjalan ramai walaupun kendaraan dari Dishub berjalan agak cepat sehingga membuat beberapa peserta arak-arakan menjadi sempoyongan terkena angin. Arakan-arakan kirap berjalan mulai Pendopo Agung Kabupaten Malang Menuju Kepanjen melalui rute:
Pendopo Agung langsung menuju arah selatan melawati Sukun- Kebonagung- Kecamatan Pakisaji- Mojosari- Ngadilangkung- Jalan A. Yani- Jalan Sultan Agung- Jalan Panji, Yon Zipur, Kemiri- SMP Negeri 5 Kepanjen/ Sengguruh- Mengunrejo- Panggungrejo- Jalan Sumedang- Jalan Kawi- Talangagung Permai- Kasin- Pabrik Tepung- Kecamatan Kepanjen.

Rombongan Adipura berhenti di Pendopo Kecamatan Kepanjen, sedangkan rombongan pembawa Piala Adiwiya langsung menuju Pendopo Dinas Pendidikan Kab Malang. Di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang para Kepala Sekolah mendapatkan ucapan selamat dari Bapak Edi Suhartono selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang beserta para Kepala Sekolah dari Lingkungan Kabupaten Malang yang selanjutnya Bapak Edi Suhartono melepas rombongan menuju sekolah masing-masing dimana para siswa, guru, karyawan, serta Komite sekolah sudah menanti tibanya kedatangan rombongan.

Di SMP Negeri 5 Kepanjen yang notabennya sudah menjadi Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (ADIWIYATA MANDIRI) Nasional Tahun 2012 tidak terhenti sampai disini saja, SMPN 5 Kepanjen harus membina sekolah binaannya sampai menjadi sekolah Adiwiyata Nasional dan tantangan terberatnya adalah mencoba untuk mengikuti seleksi untuk menjadi nominasi/ calon peserta Ecoschool Asean.

Semoga dengan hadirnya Piala Adiwiyata Mandiri di SMP Negeri 5 Kepanjen tidak menjadi simbol di dalam sekolah saja, melainkan untuk menjadi motivasi bagi siswa, guru, karyawan, komite sekolah, wali murid, serta semua yang berperan dalam menjaga lingkungan dan kita semua bisa menjadi sahabat bumi sehingga bisa menyelamatkan bumi ini dari Pemanasan Global.

Salam Bumi....
TETAP LESTARI... ^^

Minggu, 20 Mei 2012

Makna Stiker dan Pin Adiwiyata (Menuju Adiwiyata Mandiri)

MAKNA STIKER GO GREEN SMP NEGERI 5 KEPANJEN


1. GO GREEN berbalut sinar putih : Melambangkan kebersihan hati untuk berperilaku peduli dan berbudaya lingkungan.

2. Air di atas daun Sirih Merah (Paper Crocatum) : Melambangkan kerja keras tak kenal putus asa dan pahit getirnya berjuang untuk menyadarkan penduduk bumi yang sakit parah (tidak peduli akan kerusakan planet bumi yang mengancam keselamatan jiwa beserta isinya, sekaligus sebagai lambang obat mujarab yang ramah lingkungan) diiringi doa agar sadar dan peduli terhadap kelestarian alam semesta.

3. Daun dan akar berbalut sinar kuning : Melambangkan peringatan terhadap penduduk bumi akan kerusakan lingkungan yang melanda berupa: badai, tsunami, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, menipisnya ozon, pemanasan global, pencemaran tanah, air, dan udara yang mengancam keselamatan penduduk bumi.

4. Daun berjumlah 5 : Melambangkan Pancasila sebagai dasar pelaksanaan untuk menegakkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup melalui jalur pendidikan.

5. Bunga teratai/lotus : Melambangkan sosok pelopor pendidikan di Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara dengan ajaran “Ing ngarso sung tulodho, Ing madya mangun karso, dan Tut wuri handayani” tercermin dalam perilaku kita di mana pun berada untuk selalu berperilaku peduli dan berbudaya lingkungan yang senantiasa memancarkan keindahan, kesabaran, kelembutan, kepedulian, kesejukan mata, hati, dan jiwa sebagai pedoman untuk mengabdi pada kelestarian lingkungan hidup demi terwujudnya cita-cita pembangunan berkelanjutan.


MAKNA PIN GO GREEN SMP NEGERI 5 KEPANJEN

1. GO GREEN berbalut sinar putih : Melambangkan kebersihan hati untuk berperilaku peduli dan berbudaya lingkungan.

2. Warna hijau tidak rata dalam lingkaran : Melambangkan bumi beserta isinya yang terancam keselamatannya karena ulah tangan manusia yang tanpa disadari berperilaku merusak kelestarian di bumi.

3. Pancaran sinar berbentuk elips/bulat telur : Melambangkan liku-liku perjalanan menyadarkan penduduk bumi untuk peduli dan berbudaya lingkungan.

4. Akar dan daun berbalut warna kuning : Melambangkan peringatan terhadap penduduk bumi akan kerusakan lingkungan yang melanda berupa: badai, tsunami, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, menipisnya ozon, pemanasan global, pencemaran tanah, air, dan udara yang mengancam keselamatan penduduk bumi.

5. Bunga Teratai/Lotus : Melambangkan upaya untuk menyadarkan penduduk bumi melalui jalur pendidikan berpedoman ajaran Ki Hajar Dewantoro “Ing ngarso sung tulodho, Ing madya mangun karso, dan Tut wuri handayani” untuk berperilaku peduli dan berbudaya lingkungan agar tertanam kuat melekat dalam berperilaku untuk selalu ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mendukung terwujudnya cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Selasa, 15 November 2011

WORKSHOP ECOPRENEURSHIP

Rabu pagi tanggal 9 November 2011 bertempat di SMP negeri 5 Kepanjen berlangsung kegiatan yang seru, kegiatan yang diadakan adalah sebuah Workshop yang bertemakan lingkungan. Workshop yang diadakan mendatangkan pemateri yang berasal dari CHINA, Zhao Pan begitu namanya tapi pemateri yang berparas putih dan cantik itu lebih suka dipangil dengan nama Fatimah agar lebih akrab bagi semua.
workshop yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut melibat 26 siswa dari SMP Negeri 5 Kepanjen, beberapa guru dan Staf TU SMP Negeri 5 Kepanjen, Guru dari TK Negeri Pembina Kepanjen, GUru dari SD Negeri PAnggungrejo 4 Kepanjen.





Minggu, 30 Oktober 2011

Kunjungan SMP Negeri 13, 17, 23, 35, dan 45 Surabaya

Sabtu tanggal 29 Pktober 2011, SMP Negeri 5 Kepanjen kedatangan tamu dari SMP Negeri 13, 17, 23, 35, dan 49 Surabaya. Kedatangan tim dari sekolah-sekolah yang ada di Surabaya tak lain untuk melakukan Study Banding sekolah Peduli dan Berwawasan Lingkungan ADIWIYATA, tapi sayangnya kedatangan tamu tersebut tidak bisa disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kepanjen Bapak SUTIKNO, M.Pd yang sedang melakukan workshop TOT di Surabaya selama beberapa hari. Ketika tamu datang, para guru yang tidak bertugas dikelas menyambut mulai dari gerbang, mengajak untuk isturahat sambil minum teh atau kopi serta makan kue yang sudah disiapkan sebelumnya. Sambutan dari Kepala SMP Negeri 5 Kepanjen diwakili oleh Bapak Drs. Abdul Wahab, yaitu guru yang mengajar mata pelajaran IPA di SMP Negeri 5 Kepanjen dan dilanjutkan oleh Kepala Sekolah yang mewakili para guru untuk menyampaikan maksud dan tujuan datang berkunjung ke SMP Negeri 5 Kepanjen.

Kedatangan tamu yang begitu banyaknya sontak tidak membuat seluruh warga sekolah kaget atau bahkan tergesa-gesa, karena warra sudah terbiasa dengan kedatangan banyak tamu dan meski mendadak. Siswa-siswi yang bertugas dari Kader Kesehatan Remaja (KKR) dan Anak Cinta Lingkungan (ACIL) sudah menyiapkan semua perlengkapan yang akan ditunjukkan kepada para tamu yang berkunjung. SMP Negeri 5 Kepanjen memiliki 13 POKJA yang di tunggui oleh beberapa siswa dari KKR dan ACIL yang secara kompak bekerjasama menjalankan tugas mereka, disamping itu juga ada pendamping atau pemandu dari siswa untuk berkeliling mengenal pokja-pokja apa saja yang ada di SMP Negeri 5 Kepanjen.

Semua Guru dari 5 SMP Negeri di Surabaya sangat senang berada di kawasan SMP Negeri 5 Kepanjen, meski pada siang itu udara cukup panas tapi para guru mengatakan cukup sejuk karena ada angin yang berhembus dari persawahan. Selain itu juga banyak aneka pohon yang cukup berguna di sekolah ini, seperti pohon yang memiliki buah, pohon yang bisa dijadikna obat, tanaman toga, dan bermacam-macam bunga yang ada di SMP Negeri 5 Kepanjen.

Setelah capek dan puas berkeliling para guru di ajak untuk beramah tamah dan selanjutnya di lakukan Feed Back yaitu apa saja pesan, kesan, saran yang diberikan kepada sekolah ini, selanjutnya saling bertukar tali asih dan kenang-kenangan dari masing-masing sekolah. SMP Negeri 5 Kepanjen memberikan buku 5 buah buku panduan tentang UKS dan Adiwiyata serta CD Presentasi tentang Sekolah Adiwiyata Tahun ke-2 SMP Negeri 5 Kepanjen. Kemuadian para rombongan berpamitan karena dikhawatirkan akan turun hujan, rombongan meninggalkan lingkungan sekolah pada pukul 13.05 WIB yakni beberapa menit setelah Tambahan Materi UNAS kelas IX dan Pengembangan Diri Pramuka Kelas VII dan VIII dimulai.

admin.

Rabu, 28 September 2011

Kunjungan Kepala Sekolah Sub Rayon 05 Semarang

Dalam rangka meningkat mutu pendidikan di setiap sekolah melalui kesehatan dan pelestarian lingkungan, pada hari Sabtu, tanggal 24 September 2011 di SMP Negeri 5 Kepanjen mendapatkan kunjungan istimewa dari rombongan Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta Sub Rayon 05 Kota Semarang, Jawa Tengah.

Para Kepala Sekolah tersebut berkungjung untuk bertukar informasi mengenai ilmu tentang kesehatan dan peletarian lingkungan di sekolah melalui kegiatan UKS dan Adiwiyata. Seperti diketahui, bahwa SMP Negeri 5 Kepanjen adalah satu-satunya sekolah di Kabupaten Malang yang mendapatkan predikat sekolah UKS dan mendapatkan juara 3 Lomba Lingkungan Sehat se-Jawa Timur, serta predikat sebagai sekolah yang Peduli dan Berbudaya Lingkungan atau yang biasa disebut Adiwiyata tingkat Nasional pada tahun 2010.

Para Kepala Sekolah tiba di Kepanjen pada pukul 05.00 pagi dan langsung menuju ke Rumah Makan Bojana Puri yang berada di wilayah Kepanjen bagian utara, beliau-beliau melakukan bersih diri dan sarapan disana sebelum akhirnya menuju ke SMP Negeri 5 Kepanjen pada pukul 08.00 WIB. Para tamu disambut dengan ramah oleh semua warga sekolah sehingga suasana kekeluargaan terasa di lingkungan sekolah. Para tamu yang datang langsung menuju ruang multi media SMP Negeri 5 Kepanjen dan menjelaskan paparan tentang apa dan bagaimana sekolah Adiwiyata itu?. Selama kurang lebih 60 menit didalam ruangan mendenagrkan paparan dari Kepala SMP Negeri 5 Kepanjen, para tamu mendapatkan kesempatan berkeliling lingkungan sekolah dengan melihat pokja-pokja apa saja yang sudah disediakan oleh sekolah dengan didampingi oleh beberapa orang siswa.

Pokja yang disiapkan pada hari itu adalah pokja UKS, Takakura, Composter Aerob, Biopori, Ovitrap, Sanitasi, Toga, Kantin UKS Kejujuran, Composter Multi Drum Sistem, serta Aneka Kerajinan dari bahan Limbah. Selain para tamu bisa berkeliling dan melihat-lihat suasana dan kegiatan di sekolah, mereka juga dipersilahkan mencoba bagaimana cara membuat pupuk compos menggunakan takakura dan composter aerob. selain itu juga mereka dipersilahkan untuk melihat dan mencoba membuat lubang biopori sebagai penyubur tanah, cara membuat ovitrap (perangkap telur nyamuk), mencuci tangan pakai sabun selama 20 detik, mencoba jamu tradisional yang diambil dari kebun dari di racik oleh para siswa, menggunakan kompor bertenaga metana dri sampah-sampah daun, serta melihat siswa yang sedang membuat wayang kulit. Selain itu, para tamu juga disuguhi pemandangan luas persawahan dan gunung yang ada di belakang SMP Negeri 5 Kepanjen, mereka juga takjub atas keanekaragaman hayati yang ada di sekolah ini. Berbagai macam bunga, tanaman langka, tanaman buah, tanaman obat, kolam ikan dengan sumber air sungai.

setelah selesai berkeliling, para tamu disuguhi minuman dan kue yang tidak menggunakan bungkus atau wadah yang terbuat dari plastik sehingga dapat mengakibatkan sampah, mereka beramah tamah dengan rekan-rekan guru yang bertugas mendampingi para tamu. Ada juga yang beristirahat ditaman sambil minum teh dan makan kue di taman dengan udara taman yang sejuk, serta angin yang berhembus sepoi-sepoi. Setelah beramah tamah, para tamu dan pembina berkumpul di taman untuk sekedar tanya jawab tentyang apa yang telah dilakukan selama di Bumi UKS dan Bumi Adiwiyata SMP Negeri 5 Kepanjen, dan kepala rombongan menggoreskan tinta spidol ke kanvas yang telah disediakan untuk menuliskan kesan dan pesan selama berada di SMP Negeri 5 Kepanjen. Kemudian Kepala SMP Negeri 5 Kepanjen diberikan kenang-kenangan berupa wample dari rombongan Kepala Sekolah Sub Rayon 05 Semarang, sebagai gantinya Kepala SMP Negeri 5 Kepanjen memberikan beberapa bibit tanaman langka yang di milikinya serta buku panduan UKS, panduan dan profil Adiwiyata, serta CD yang berisi presentasi yang disampaikan pada awal pertemuan.

Setelah kegiatan selesai pada pukul 11.00, para rombongan bertolak meninggalkan SMP Negeri 5 Kepanjen untuk menuju ke tempat yang selanjutnya.

Dibawah ini adalah sebagian foto dari kunjungan Kepala Sekolah se-Sub Rayon 05 Semarang:


Shilvi menjelaskan kepada tamu,
bagaimana cara sampah bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif.

Ilma menunjukkan beberapa jamu tradisional dan
manfaat dari jamu tersebut bila dikonsumsi

Dimas sebagai Ketua OSIS mengantarkan Tamu menuju
tempat pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan sistem Takakura

Kepala Sekola SMP Negeri 5 Kepanjen, Guru, serta Kepala Sekolah se-Sub Rayon 05 Semarang
Melakukan foto bersama sebelum meninggalkan SMP Negeri 5 Kepanjen
Kabupaten Malang - Jawa Timur

Goresan kesan
ditinggalkan oleh pimpinan rombongan Kepala Sekolah
Se-Sub Rayon 05 Kota Semarang, Jawa Tengah


admin

Sabtu, 24 September 2011

KUNJUNGAN SMPK KOLESE 1 DAN 2 MALANG

Sabtu, 17 September 2011. Suasana berbeda dari biasanya berada di SMP negeri 5 Kepanjen, karena pada hari itu semua siswa-siswi pulang lebih awal dari biasanya, yakni pukul 09.30 pagi hari. "Ech..., ada apa???", barangkali pikiran kita bertanya seperti itu. Itu nbukannya tanpa sebab, karena SMP Negeri 5 menunggu kunjungan dari SMPK Kolese 1 dan 2 Malang yang akan melakukan Study Banding dalam kegiatan Pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata dan UKS yang telah dan tengah dijalankan oleh satu-satunya sekolah di Kabupaten Malang yang memperoleh predikat sebagai Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan (ADIWIYATA) tingkat Nasional selama 2 Tahun berturut-turut.

Tamu yang rencananya tiba dilingkungan sekolah SMP Negeri 5 Kepanjen pada pukul 09.00 WIB ternyata baru tiba di sekolah 1 jam lebih lama dari rencana yang telah ada. Tamu yang hadir dalam acara tersebut sebanyak 63 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, Staf Tata Usaha, Pesuruh, dan Penjaga Malam di dua sekolah tersebut. Para tamu sangat antusias dan takjup terhadap lingkungan sekolah yang bersih, rapi, aman, sejuk dengan udara dan angin yang menerpa tubuh membuat para tamu betah dan berlama-lama di lingkungan sekolah.

Beberapa saat setelah selesai acara penyambutan yang berlangsung di Taman SMP Negeri 5 Kepanjen, para tamu yang berjumlah 63 orang langsung dipecah menjadi 10 kelompok untuk berjalan mengelilingi sekolah dan melihat Pokja-pokja yang ada di SMP Negeri 5 Kepanjen dengan bantuan Guide yang berasal dari anak-anak OSIS, Kader Kesehatan Remaja, dan Anak Cinta Lingkungan. Pokja yang ada pada saat itu ada 10 yakni:
1. Pokja UKS 6. Pokja Sanitasi
2. Pokja Takakura 7. Pokja Toga
3. Pokja Composter Aerob 8. Pokja Composter Multi Drum Sistem
4. Pokja Biopori 9. Pokja Kantin UKS Kejujuran
5. Pokja Ovitrap 10. Pokja Aneka Kerajinan Berbahan Limbah

Para tamu sangat antusias dalam mengikuti para pendampingnya dalam menunjukkan dan memberitahukan apa saja yang bisa dilakukan di SMP Negeri 5 Kepanjen ini. Para tamu dapat mempraktekkan bagaimana cara memilah sampah, mengolah sampah, membuat lubang resapan biopori, menjaga kebersihan KM, melihat aneka obat dan jamu yang berasal dari tumbuhan Toga di SMP Negeri 5 Kepanjen, Kantin yang menggunakan kejujuran, Memasak dengan menggunakan bahan bakar alternatif dari sampah daun, dan melihat aneka kerajinan dari bahan limbah.

Setelah selesai berkeliling, para tamu dipersilahkan untuk beramah tamah dengan para guru pembimbing yang ada baru setelah itu melakukan evaluasi, penulisan pesan dan kesan oleh masing-masing Kepala Sekolah untuk SMP Negeri 5 Kepanjen dan penyerahan Wampel dan Bingkisan untuk SMP Negeri 5 Kepanjen. Tidak hanya itui, SMP Negeri 5 Kepanjen mamberikan 3 macam tanaman langka untuk SMPK Kolese 1 dan 2 Malang yang diwakili pula oleh masing-masing Kepala Sekolah dari SMPK Kolese Malang.

Sekitar pukul 14.30 WIB, para rombongan dari SMPK Kolese Malang berpamitan dan meninggalkan wilayah SMP Negeri 5 Kepanjen. Mulai dari taman, para tamu disalami oleh sebanyak 120 orang siswa yang menghantar kepulangan para rombongan. Warga SMP Negeri 5 Kepanjen puas karena para tamu meninggalkan sekolah kami dengan membawa senyuman kebahagian dan kepuasan selama berada di Bumi Adiwiyata dan Bumi UKS SMP negeri 5 Kepanjen.

Berikut adalah beberapa foto kunjungan pada hari tersebut.

Pokja Composter Multi Drum Sistem

Pokja Kantin UKS Kejujuran

Wample dari SMPK kepada Kepala SMP Negeri 5 Kepanjen

Kepala SMP Negeri 5 Kepanjen dan Kepala SMPK Kolese 1 dan 2 Malang
Beserta Guru SMP Negeri 5 Kepanjen

Mengantar rombongan kembali kedalam kendaraan

Selasa, 23 Agustus 2011

PROSESI PENYAMBUTAN TIM EVALUASI ADIWIYATA NASIONAL 2010

SMP Negeri 5 Kepanjen yang merupakan sekolah negeri menengah pertama yang terakhir berdiri di Kecamatan Kepanjen. Sekolah yang berdiri pada 1 Juli 1986 ini merupakan sekolah yang pertama kali dan satu-satunya di Kabupaten Malang yang peduli dan berbudaya lingkungan dan telah mendapatkan Penghargaan Adiwiyata Nasional sejak tahun 2010. Penghargaan itu bukan begitu saja bisa didapatkan oleh SMP Negeri 5 Kepanjen, melainkan dengan mencurahkan segenap tenaga, waktu, dana, dan kluarga. Banyak kegiatan di SMP Negeri 5 Kepanjen yang didanai dengan Pembiayaan Mandiri (tidak bergantung pada pemda) sehingga dengan tergopoh-gopoh SMP Negeri 5 Kepanjen bisa meraih gelar sebagai sekolah yang Peduli dan berbudaya lingkungan Adiwiyata Nasional tahun pertama pada 2010 dan Adiwiyata Nasional tahun kedua pada 2011. Dan SMP Negeri 5 Kepanjen memohon do'a restu untuk menyambut datangnya penilaian dan agar SMP Negeri 5 Kepanjen bisa mendapatkan gelar sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat Nasional. Semoga bukan gelar semata saja yang didapat melainkan sikap dan perilaku warga sekolah SMP Negeri 5 Kepanjen yang Pesuli dan Berbudaya Lingkungan dapat bertambah semakin baik serta bisa berimbas pada lingkungan masyarakat sekitar yang berada di wilayah kepanjen pada umumnya.

Berikut adalah prosesi penyambutan Tim Evaluasi Adiwiyata Nasional sekaligus mengkampanyekan peringatan hari bumi di SMP Negeri 5 Kepanjen.



RENCANA PROSESI

PENYAMBUTAN TIM EVALUASI ADIWIYATA NASIONAL

DAN PERINGATAN HARI BUMI DI SMP NEGERI 5 KEPANJEN

TANGGAL 22 APRIL 2010

I. PENYAMBUTAN DI RADIUS 100 METER (PINTU GERBANG)

1. TIM JURI beserta rombongan berhenti di radius 100 meter dari SMP Negeri 5 Kepanjen diatur oleh Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

2. TIM JURI beserta rombongan disambut dua Kader Cinta Lingkungan (KCL) untuk menerima selebaran tentang Larangan Merokok di area sekolah dan leaflet Vegetarian.

3. TIM JURI disambut dua Kader Cinta Lingkungan untuk pengalungan ID Card.

4. TIM JURI disilakan mengambil topi lapangan yang disiapkan KCL.

5. TIM JURI menggunting pita sebagai tanda dimulainya Evaluasi Adiwiyata Nasional di SMP Negeri 5 Kepanjen.

6. TIM JURI beserta rombongan dipandu KCL memasuki pintu gerbang sekolah dengan menggunakan 3 bahasa yaitu: Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

II. PENYAMBUTAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH

1. Bapak Kepala Sekolah dan TIM Terima Tamu di halaman Mushola berjajar ke selatan sampai Ruang TU menghadap ke Timur menyalami TIM JURI beserta rombongan dipandu KCL.

2. Kader Cinta Lingkungan yang tergabung dalam kelompok Seni Tari menyamtut TIM JURI beserta rombongan dengan tari masal SELAMAT DATANG di Lapangan Basket.

3. Searah jarum jam,TIM JURI ditunjukkan Ruang TU/KS, Ruang UKS, Ruang sekretariat Adiwiyata, Toilet Guru, Ruang Lab. Komputer, Ruang BK, Ruang Multimedia, Majalah Dinding, dan Ruang OSIS. Selanjutnya TIM JURI ditunjukkan proses pembuatan Biopori di Taman Depan Ruang Guru.

4. Usai menyaksikan Biopori,TIM JURI ditunjukkan proses pembuatan Kompos sistem Aerob dan Takakura di Utara Tugu UKS I, TRIAS UKS di Tugu UKS I, proses pembuatan Ovitrap di Taman Sebelah Barat Kelas VIII E. Selanjutnya TIM JURI ditunjukkan Gazebo tempat KCL diskusi Lingkungan dengan Permainan Ular Tangga kemudian dimohon menanam pohon di depan Gazebo sebagai penanda peringatan Hari Bumi. Kemudian TIM Juri ditunjukkan toilet Siswa.

5. Setelah melihat Toilet Siswa, TIM JURI ditunjukkan Kreasi Seni Berbahan Limbah di Selasar Kelas VIII A B, Ruang Koperasi Siswa, Tempat Cuci Tangan Siswa, Stan Pameran Toga, Ruang Perpustakaan, Ruang Kantin UKS.

6. Setelah ditunjukkan Kantin UKS, TIM JURI ditunjukkan Kolam ikan. Kolam ikan I di Utara Perpustakaaan dan diversifikasi dengan Kandang ayam.

7. Selanjutnya TIM JURI ditunjukkan Tempat Pembibitan dan Taman TOGA.

8. Usai melihat Kolam Ikan II TIM JURI ditunjukkan Tandon Air, Lab.IPA, dan lapangan Basket. Selanjutnya TIM JURI dipersilakan memasuki Aula.

III. PENYAMBUTAN DI AULA

Acara penyambutan di Aula dipandu oleh KCL MC. Adapun Susunan Acara Penyambutan TIM JURI di Aula adalah sebagai berikut:

Praacara TIM JURI dan Rombongan disambut Tari Beskalan oleh KCL.

1. Pembukaan

2. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur`an dan Sari Tilawah oleh KCL

3. Presentasi Pelaksanaan Adiwiyata oleh Kepala Sekolah

4. Pembacaan Puisi Lingkungan oleh KCL

5. Sambutan TIM JURI Adiwiyata Tingkat Nasional

6. Penilaian Adiwiyata oleh TIM JURI

7. (TIM JURI melaksanakan penilaian di lingkungan sekolah, KCL memandu menunjukkan Lokasi yang dituju TIM JURI) Usai melaksanakan Evaluasi TIM JURI dipandu KCL memasuki Aula. Sambil menunggu TIM JURI dan rombongan memasuki Aula KCL menghibur lagu – lagu dolanan.

8. Laporan Penilaian Adiwiyata oleh TIM JURI Nasional (feedback)

9. Pemberian Cinderamata oleh Kepala Sekolah

10. Sambutan / Ucapan Selamat Jalan oleh Kadiknas / Ka. BLH Kabupaten Malang.

IV PENYAMBUTAN DI TAMAN

Usai acara di Aula TIM JURI dan rombongan dipandu KCL untuk ramah-tamah di Taman (waktu menyesuaikan). Selanjutnya TIM JURI diminta menuliskan pesan dan kesan pada kanvas yang disiapkan di Taman Depan.

V PENYAMBUTAN DI SELATAN GERBANG

Sebelum TIM JURI dan rombongan meninggalkan sekolah, KCL pemandu memohon TIM JURI untuk melepas burung Prenjak sebagai pertanda berakhirnya Kunjungan Lapangan Adiwiyata di SMP Negeri 5 Kepanjen. Bapak /Ibu guru dan KCL berbaris menghadap ke Barat untuk menyalami TIM JURI beserta tamu undangan. Selamat jalan semoga selamat sampai tujuan. Ditemani burung – burung prenjak bernyanyi, kami berharap TIM JURI datang lagi ke sini untuk Evaluasi ADIWIYATA MANDIRI. Salam jabat erat selalu, ingat yang terbaik. Sayonara.

Kepanjen, 22 April 2010

Kepala Sekolah

SUTIKNO, M.Pd

Pembina,

NIP. 19580827 198111 1 002

Rabu, 31 Maret 2010


Running An Environmental Workshop In SMPN 5 Kepanjen Malang

by James Ogilvie - England

Today we left very early in the morning to drive to SMPN 5 Kepanjen Malang, a school located in a town outside Surabaya called Malang. When we arrived we were taken out for breakfast with the principal and some of the teachers.

When we returned to the school after eating, we were introduced to a class of students who showed us around the school. It was a very nice school and was very clean and tidy, and the children were clearly proud of this. They have many plants, flowers and trees in the school grounds, which make it look very attractive. They run a program where each child has to bring a plant to school and be responsible for it, which added to the overall greenness of the school and the classrooms. They also have a fish pond with lots of fish and water lilies, and we helped to feed the fish before returning to the classroom.

We ran a workshop with the children where Yusuke and I spoke gave presentations to them about recycling, water problems and eco-schools in England and Japan. The the children and the teachers were very interested in all of the things we discussed and asked many questions. After that, Roni spoke to them about global warming and climate change, but was mostly in Indonesian so I did not understand very much!

Before leaving, we had the usual photo session with the children and the teachers. Although this time I was also asked to sign literally a hundred autographs, which was a new experience for me! It made me feel even more like a celebrity in Indonesia than ever before.