Tampilkan postingan dengan label adiwiyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adiwiyata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

SMP Negeri 5 Kepanjen- Jumat 1 Maret 2013 ada yang berbeda dengan wajah Kota Kepanjen, karena ada beberapa titik di daerah Kepanjen sedang diadak kegiatan Jumat Bersih yang diadakan oleh Kecamatan Kepanjen dan dilaksanakan oleh berapa instansi di Kepanjen dan SMP/SMA Negeri di Kepanjen untuk menyongsong penilaian Adipura di Kota Kepanjen untuk kategori Kota Kecil.

SMP Negeri 5 Kepanjen sebagai sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan dan telah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri mandapatkan tugas untuk jumat bersih di lingkungan sekolah dan sekitarnya dengan radius 500m, membantu kegiatan jumat bersih di halaman, taman, gazebo, dan warung sehat BLH Kab. Malang, dan ditunjuk oleh kecamata Kepanjen untuk membantu Jumat bersih di Sekitar Pasar Sumedang Kepanjen.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 06.30 WIB serentak di titik yang sudah ditentukan, meski kegiatan jumat bersih diadakan mulai pagi hari dan ada beberapa siswa yang jumat bersih keluar sekolah tapi tetap tidak mengurangi jumlah jam pelajaran di SMP Negeri 5 Kepanjen.

Admin.

Kamis, 27 Desember 2012

Many Species, One Planet, One Future

          Apakah pernah terlintas difikiranmu bahwa kamu adalah 1 dari 1 juta spesies di dunia ini? Para ilmuan menduga bahwa terdapat 5 - 10 juta spesies yang terdapat di dunia ini dan hanya 2 juta spesies yang dapat diidentifikasi dan ditemukan oleh ilmuan. Kita, manusia merupakan spesies lainnya yang populasinya terus bertambah , sedangkan spesies lainnya terus berkurang dan yang lainnya punah. Sungguh sangat disayangkan ketika spesies yang punah adalah spesies yang belum diketahui dan merupakan obat bagi berbagai penyakit yang sekarang ini sulit disembuhkan seperti HIV-AIDS.

          Penyebab hilangnya spesies ini adalah aktivitas manusia. Dengan tipe pembangunan kita sekarang yang teroirentasi pada ekonomi, kita telah merugikan ½ dari lahan basah dunia, 1/3 dari stok ikan dunia dan  menghasilkan gas rumah kaca yang memanaskan bumi. Kita menyebabkan kecepatan kepunahan spesies 1000 kali dari kecepatan alaminya.
          Kelanjutan dari punahnya spesies selain manusia adalah? Apalagi kalo bukan punahnya spesies homo sapiens atau manusia. Untuk itu PBB mencanangkan tahun 2010 sebagai Tahun Keanekaragaman Hayati Internasional. Tema tahun ini adalah "Many Spesies, One Planet, One Future". Tema ini mengumandangkan panggilan darurat untuk secepatnya mengkonservasi keanekagaman hayati. Jutaan manusia berbagi satu bumi dengan jutaan spesies lainnya, dan hanya dengan berbagi kita dapat hidup lebih aman dan lebih kaya di bumi milik kita bersama.


Sumber: Buku Angket PLH, BLH Jatim 2010

Kamis, 13 Desember 2012

Jualan Jepit Rambut Berbahan Sampah Plastik Hingga Jasa Pembuatan Lubang Resapan Biopori dan Pembersihan Taman Kelas


Hari kedua pelaksanaan workshop Ecopreneurship yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama SMPN 5 Kepanjen Kabupaten Malang dan Eco Mobile Coca-Cola, diisi dengan berbagai praktek wirausaha ramah lingkungan (10/11). Masing-masing kelompok mencoba untuk menerapkan berbagai perencanaan usaha ramah lingkungan yang telah disusun pada pelaksanaan workshop pada hari sebelumnya. 
Dengan berbekal selembar poster berisikan informasi lubang resapan air hujan, Nafi’ah Syihabuddin, siswi kelas VIII A SMPN 5 Kepanjen kabupaten Malang, terlihat sibuk menjelaskan pentingnya lubang resapan air dan pentingnya merawat keindahan taman kelas kepada siswa kelas VII C.



sumber: Tunas Hijau Surabaya www.tunashijau.org

Selasa, 11 Desember 2012

Komposter Multi Drum Sistem

Komposter...!!! Apa sich itu komposter...????

Pasti beberapa dari kita akan bertanya jika mendengar kata-kata komposter. Komposter adalah salah satu cara pengolahan sampah organik yang tidak akan terbuang percuma, sehingga mengurangi sampah yang bisa membuat bertumpuk dan menjadi sarang penyakit.

Di SMP Negeri 5 Kepanjen sudah menerapkan beberapa cara pengolahan sampah organik. Salah satunya yang akan kita bahas adalah Komposter Multi Drum Sistem, yaitu pemanfaatan sampah organik ataupun sampah rumah tangga yang dapat dijadikan pupuk organik dan juga diambil Gas Methanenya untuk dijadikan bahan bakar pengganti LPG ataupun minyak tanah yang biasa kita gunakan.

Cara pengolahan sampah ini telah disampaikan oleh Bapak Ir. Koderi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang dan Bapak Ir. Rudi Santoso sebagai Kader Lingkungan yang dimiliki oleh Kabupaten Malang.

Berikut ini akan kami sampaikan cara-cara pembuatan Komposter Drum Sistem


 


1.        Isilah sampah organik dengan potongan kecil-kecil pada drum 4, 3, dan 2 sampai ± 80% dari volume drum.
2.        Masukkan air leri (bekas cucian beras) ± 25% dari jumlah sampah/ sampai kondisi sampah lembab.
3.        Tutuplah dengan rapat-rapat pastikan tidak ada yang bocor/ kedap udara dan stop kran (A) dalam kondisi tertutup.
4.        ± 20 – 30 hari proses fermentasi sampah berjalan ditandai dengan keluarnya salah satunya adalah gas methane.
5.        Tanda keluarnya gas methane diketahui dengan cara :
-       Buka salah satu stop kran secara perlahan sampai terdengar  suara mendesis.
-       Sulut dengan korek api diatas stop kran yang dibuka.
-       Bila ada nyala api pertanda gas methane sudah produksi.
6.        Lakukan pengecekan tersebut diatas pada drum 2, 3, dan 4.
7.        Bila ketiga-tiganya bisa menyala maka hubungkan 3 drum disusun dengan cara seri dengan slang penghubung (seperti tampak pada gambar).
8.        Biarkan ampul penampung gas mengembang.
9.        Bila ampul gas sudah mengambang, salurkan gas ke slang penghubung dari outlet sampul menuju kompor NONA dilanjutkan dengan membuka kran outlet ampul dan kompor NONA.
10.    Sulut dengan korek api pada kompor NONA dari sisi bawah lubang kompor.
11.    Kompor menyala siap digunakan untuk memasak.
12.    Bila nyala api kurang membara lakukan penekanan pada ampul dengan menggunakan tali karet.
13.    Sementara itu drum nomor 1 diisi dengan sampah harian dengan cara seperto nomor 1 sebagai cadangan.
14.    Jika ada penurunan gas dalam kurun waktu ± 30 hari semenjak pemanfaatan gas, lakukan pemindahan saluran outlet ampul dipindahkan ke outlet drum nomor 3, lanjutkan menghubungkan slang drum nomor 2 ke nomor 1 yang sebelumnya kompos di drum nomor 4 diambil dulu, yang dulu yang akan digunakan sebagai tempat sampah harian lagi.

MANFAAT COMPOSTER MULTY DRUM SYSTEM
-       Mengurangi pemanasan global yang disebabkan dari gas metjana yang terlepas sebelum melalui proses pemanfaatan.
-       Bahan bakar alternative.
-       Kompos bisa digunakan untuk pupuk organic.
-       Melaksanakan pemilahan sampah pada sumbernya.
-       Mengurangi jumlah sampah yang tak terkendali
-       Ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan yang sehat.

Keterangan Gambar:
A.    Stop Kran
B.     Slang Penghubung
C.     Drum
D.    Kompor bekas kaleng susu


Sumber: SMPN 5 Kepanjen
              Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang

Senin, 03 Desember 2012

Study Banding Dan Workshop ADIWIYATA SMP Negeri 10 Malang

Sekolah ADIWIYATA SMP Negeri 5 Kepanjen merupakan sekolah satu-satunya di Kabupaten Malang yang sudah mendapatkan Predikat Sekolah ADIWIYATA MANDIRI. Bahkan SMP Negeri 5 Kepanjen sampai menjadi jujukan SMP Negeri di Kota Surabaya untuk bisa belajar tentang Pendidikan Lingkungan Hidup, bahkan tidak tanggung-tanggung Walikota Surabaya yang menyarankan agar SMP Negeri di Kota Surabaya untuk melakukan Studi Banding.

Pada tanggal 24 November 2012 SMP Negeri 10 Kota Malang yang berkunjung ke SMP Negeri 5 Kepanjen untuk melakukan kunjungan lapangan dan sekaligus Workshop  Adiwiyata dengan Nara sumber dari SMP negeri 5 Kepanjen. Acara tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai pukul 15.00 WIB.

Peserta melakukan Presensi ketika tiba di SMP Negeri 5 Kepanjen
 
Bapak Ibu guru dari SMP Negeri 10 Mencoba membuat kerajinan dari bahan bekas.

Melakukan penjelasan pengolahan sampah dengan menggunakan Multi Drum Sistem

Melakukan penjelasan tentang pengolahan sampah dengan menggunakan Komposter Aerop.

Penjelasan tentang pengolahan sampah secara takakura.

Guru dari SMP Negeri 10 Malang sedang melakukan diskusi di sebelah kolam.

Kamis, 29 November 2012

Air Adalah Sumber Kehidupan


Air merupakan suatu senyawa kimia H2O yang sangat istimewa, yang dalam kandungannya terdiri dari senyawa Hidrogen(H2), dan senyawa Oksigen (O2). Kedua senyawa yang membentuk air ini merupakan komponen pokok dan mendasar dalam memenuhi kebutuhan seluruh makhluk hidup di bumi selain matahari yang merupakan sumber energi. Seperti yang kita ketahui air merupakan hal yang sangat penting, karena segala makhluk hidup di dunia tidak dapat hidup tanpa air. Bahkan di dalam tubuh kita terdiri dari 55% sampai 78% air (tergantung pada ukuran 

Komposisi air dalam organ tubuh kita yaitu;
83%  darah terdiri dari air,
75%  otot manusia terdiri dari air,
74% otak manusia terdiri dari air,
22% bagian tulang pun terdiri atas air/cairan.

Permukaan bumi pada dasarnya terdiri dari 71% merupakan air, makanya ketika kita melihat bumi dari luar angkasa, bumi terlihat berwana biru. 96% air di bumi ini bersifat asin sebagai air laut, sedangkan sisanya sekitar 4% yang bersifat tawar. Kurang dari 3% berwujud salju dan es, sedangkan 1% lainnya sebagai besar air tanah, dan sisanya kurang dari 0,1% sebagai air permukaan (sungai dan danau), serta berada di biosfer dan atmosfer.
 
Fungsi air dalam kehidupan kita tidak hanya memenuhi kebutuhan secara fisik (yang dibutuhkan tubuh manusia), tetapi juga berperan sebagai pemenuh kegiatan manusia sehari-hari. Baik digunakan untuk mencuci pakaian, mandi, dan memenuhi kebutuhan manusia lainnya. Bahkan makhluk hidup lain yang berupa binatang, dan tumbuhan mengkonsumsi air sebagai pemenuh kebutuhannya.

Sekilas mengenai pengertian air, dan persentasi air dalam tubuh serta bumi, kita tahu begitu penting peranan air bagi makhluk hidup. Jadi bagaimanakah sikap manusia dalam menjaga sumber daya ini, dan bagaimana wujud manusia berperan aktif dalam melakukan konservasi sumber daya air, sehingga air dapat secara mudah memenuhi kebutuhan hidup seluruh makhluk hidup.

Seperti yang kita ketahui, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia menyebabkan polusi air. Yang penyebab utamanya adalah pencemaran air melalui limbah pabrik, dan limbah rumah tangga yang berupa zat kimia dari diterjen yang digunakan sehari-hari, serta zat-zat kimia yang dihasilkan dari kegiatan manusia lainnya. Hal ini tentu memberi dampak negatif terhadap lingkungan, bahkan pencemaran air tersebut dapat membunuh makhluk yang disekitarnya. Dan menjadi kendala kita sekarang adalah sulitnya untuk memperoleh air bersih. Keadaan ini tentunya sangat memprihatinkan, karena kebutuhan akan air bersih adalah prioritas utama bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.

 Dalam kondisi tersebut, tentunya perlu pengawasan dari pihak – pihak yang berkaitan, dan peran aktif dari kita untuk menangani masalah yang terjadi ini. Hal yang dapat kita lakukan adalah melakukan konservasi sumber daya air. Konservasi sumber daya air adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk menggurangi penggunaan air bersih/segar, melalui suatu proses, dan tindakan sosial dalam rangka menanggulangi krisis air bersih/segar.

Pentingnya melakukan konservasi dikarenakan kebutuhan manusia akan air bersih sangat tinggi, dan setiap harinya secara tidak sadar kita menghabiskan dan membuang puluhan liter untuk hal yang sebenarnya tidak diperlukan. Bahkan secara tidak sadar kita membiarkan air bersih sia-sia ketika kita membilas piring, menggosok gigi, mencuci tangan, dan mandi. Hal ini tentu perlu diperhatikan, sebab di suatu daerah tertentu untuk mendapatkan air bersih sangat sulit sekali. 

Adapun Tujuan diadakannya Konservasi sebagai berikut,
  • Meningkatkan volume air dalam tanah
  • Efisien dalam pemakaian air
  • Untuk menjamin ketersediaan di masa mendatang
  • Membantu keseimbangan ekosistem.

Tindakan apa saja yang dapat kita lakukan,
  • Melakukan penghematan air, baik ketika mencuci piring, pakaian, dan mandi serta aktifitas lainnya.
  • Menyediakan penampungan air, untuk persediaan air di musim tertentu.
  • Pembangunan waduk / sumur.
  • Menjaga kebersihan lingkungan,
  • Memulai program pengijauan pada lahan kosong
  • Penggunaan teknologi Biogas guna mengurangi risiko polusi sungai
  • Melakukan daur ulang air limbah (Aqua Industrial Water Treatment).
  • Memanfaatkan sisa air secara efektif dan efisian, baik untuk perkebunan dan hal yang berguna.
  • Membentuk forum khusus / gerakan cinta lingkungan khususnya mengenai kelestarian air.
  • Saling sharing dan berbagi informasi mengenai pentingnya konservasi sumber daya air.

Berbagai upaya tersebut merupakan wujud konservasi sumber daya air yang dapat dilakukan. Blogger pun mengambil bagian guna untuk memberi informasi dan penjelasan mengenai pentingnya hal tersebut bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, dalam bentuk berbagi informasi melalui karya tulis, berbagi ilmu, sharing informasi melalui forum, dan peranan yang berupa gerakan pelestarian / konservasi sumber daya air. Hal ini dimaksudkan agar kita semua sadar akan pentingnya  kebutuhan air untuk sekarang dan kedepannya. Serta mendukung kegiatan konservasi dan menerapkannya dalam kehidupan kita.

Mari bersama kita wujudkan pelestarian dan konservasi sumber daya air, untuk sekarang dan generasi penerus di masa depan, demi kelangsungan hidup seluruh makhluk hidup.


daftar pustaka:
http://id.wikipedia.org/wiki/Konservasi_air
http://galuhkurniawan.blogspot.com/2010/10/sehat-dengan-meminum-air.html

Penanaman Semiliar Pohon Di Perumahan PNS Kabupaten Malang

Mengetahui bahwa pentingnya  bagi kehidupan makhluk hidup di dunia membuat kita harus menjaga dan merawatnya agar kita tetap dap merasakan manfaatnya dimasa mendatang bagi anak cucu kita di kemudian hari. Oleh karena itu, pada rabu tanggal 28 November 2012 dan dalam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, SMP Negeri 5 Kepanjen sebagai salah satu sekolah peraih predikat Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan turut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh Dinas Kehutanan yang diberi nama One Bilion Indonesian Trees yang di laksanakan di Perumahan PNS Kabupaten Malang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa dan siswi dari SMP Negeri 5 Kepanjen sebanyak 50 siswa dan 3 orang Pendamping. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 07.00 WIB yang dibuka oleh H. Rendra Krisna selaku Kepala Daerah Kabupaten Malang.

Penanaman Pohon Diatas Sungai Metro

Penanaman Pohon Blimbing

Rabu, 21 November 2012

OVITRAP (Perangkap Telur)

OVITRAP... Pasti anda semua banyak yang belum mengetahui apakah itu OVITRAP. Ovitrap adalah adalah langkah pembasmian nyamuk dengan cara lebih aman bagi lingkungan tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya bagi kesehatan. Ovitrap adalah alat yang digunakan untuk memutuskan siklus hidup nyamuk sebelum pupa nyamuk berubah menjadi nyamuk.

Dibawah ini akan kami terangkan langkah dalam pembuatan Ovitrap. Ada 5 langkah dalam pembuatan Ovitrap, yakni.
  1. Siapkan ember berwarna gelap, satu kain kasa dengan ukuran secukupnya, dan tali rafia.
  2. Taruh kasa pada mulut ember dengan bagian tengah menggantung di dalam.
  3. Isi dengan air bersih sebanyak ¾ ember sampai bagian permukaan air berada diatas kasa.
  4. Letakkan didalam ruangan gelap, maka akan banyak nyamuk bertelur diatas permukaan air tersebut dan akan tenggelam kedalam ember. 1 minggu kemudian telur akan berubah menjadi jentik.
  5. Buang air berisi jentik pada permukaan atau tanah yang panas dan datar.
Dibawah ini adalah gambar yang bisa dibuat sebagai alat bantu membuat. Semoga tips di atas dapat bermanfaat bagi anda semua, dan mari kita jaga keselamatan bumi dan kesehatan manusia dari bahan-bahan berbahaya.

Salam Bumi, Pasti Lestari'
Gambar. 1

Gambar. 2

Gambar. 3

Gambar. 4

Gambar. 5

Senin, 19 November 2012


3R (Reuse Reduce Recycle) Sampah

3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle sampai sekarang masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya. Penerapan sistem 3R atau reuse, reduce, dan recycle menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di samping mengolah sampah menjadi kompos atau meanfaatkan sampah menjadi sumber listrik (PLTSa; Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Justru pengelolaan sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilaksanakan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari.
3R terdiri atas reuse, reduce, dan recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduceberarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.
Melakukan 3R (Reuse Reduce Recycle) Setiap Hari. Mengelola sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja (setiap hari), di mana saja, dan tanpa biaya. Yang dibutuhkan hanya sedikit waktu dan kepedulian kita.
Berikut adalah kegiatan 3R (Reuse Reduce Recycle) yang dapat dilakukan di rumah, sekolah, kantor, ataupun di tempat-tempat umum lainnya.
Contoh kegiatan reuse sehari-hari:
  • Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
  • Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  • Gunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  • Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
  • Gunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat.
  • Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan
Contoh kegiatan reduce sehari-hari:
  • Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  • Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
  • Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  • Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  • Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi.
  • Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.
Contoh kegiatan recycle sehari-hari:
  • Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  • Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  • Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
  • Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.
3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle sebenarnya sederhana dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja serta tidak membutuhkan biaya yang besar. Namun dari 3R yang sederhana ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi penanganan sampah yang sering menjadi permasalahan di sekitar kita. Ingin melihat dampaknya, langsung saja dicoba!