Rabu, 26 Oktober 2011

Kegiatan Lomba Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2011

Sabtu, tanggal 8 Oktober 2011 merupakan hari yang ditunggu oleh sebagian besar pelajar tingkatan SMP dan SMA di wilayah Kepanjen dan kecamatan lain di Kabupaten Malang. Kegiatan yang bertempat di Halaman Utara Stadion Kanjuruhan Kepanjen ini diikutu sekitar lebih dari 5000 pelajar di wilayah Kabupaten Malang untuk melakukan Pengucapan Deklarasi Pelajar. Selain itu juga diadakan juga bazaar kuliner dari sponsor yang mendukung acara tersebut.
Kegiatan yang yang di hadiri oleh Ketua BNK Kabupaten Malang H. Ahmad Subhan dan Ketua BNP Jawa Timur H. Saifullah Yusuf ini berjalan seperti yang diharapkan, yakni kegiatan yang sudah disusun terlaksana dengan teratur "meski dalam pelaksanaannya waktunya molor lebih dari 45 menit". Kegiatan yang dilaksanakan sangat meriah, setelah sambutan dari Ketua BNK, Ketua BNP, Kapolres Malang, dan diteruskan oleh 2 Siswa SMA Negeri 1 Kepanjen yang mengucapkan Deklarasi Anti Narkoba. Setelah itu dilakukannya aksi Makan Nasi Pecel Terpanjang yang memecahkan Rekor Muri sebagai pemecahan Rekor Makan Pecel Terpanjang.
Kemudian acara puncaknya dilaksanakan, kegiatan yang dilombakan oleh BNK adalah Band Competition, Yel Competition, Handycraft (Daur Ulang), dan Modification Contest. Banyak dari peserta yang sudah mempersiapkan apa yang mau ditampilkan oleh mereka, bahkan sampai ada beberapa sekolah yang harus mendatangkan pelatih dari luar kota untuk mengikuti kegiatan tersebut. SMP Negeri 5 Kepanjen mengikuti 3 dari 4 lomba yang diadakan yakni BAnd Competition, Yel Competition, dan Contest Handycraft. Persiapan yang maksimal dan kurang matang membuat Tim Yel Competition dan Band Competition mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, hanya tim Contest Handycraft yang berhasil merebut posisi kedua.
Band yang mulai pada urutan kedua sedikit agak gugup sehingga penampilannya menurut peserta itu sendiri agak berantakan. Sedangkan peserta Yel Competition mempunyai tingkat Percaya Diri yang lebih tinggi dari pada yang lain, karena meski para peserta sudah teriyaki oleh lawan-lawannya mereka tetep mejeng dan beraksi sesiau dengan latihan mereka sebelumnya. Para peserta handycraft harus bersabar lumayuan lama, karena tim juri handycraft didatangkan dari luar kota mengalami keterlambatan beberapa jam, sehingga baru pada pukul 13.45 tim juri tiba. Tim juri terlihat antusias melihat hasil karya anak-anak yakni sampah plastik dan kertas yang dimanfaatkan kembali menjadi barang bernilai ekonomis.
Kegiatan tersebut berlangsung sampai pukul 18.30 WIB dan setelah peserta selesai langsung dilakukan pengumuman pemenang. SMP Negeri 5 Kepanjen Mendapatkan urutan ke-2 dalam bidang Handycraft bersaing ketat dengan para peserta dari tingkatan SMA dengan SMA Bina Mandiri di posisi pertama, SMP Negeri 5 Kepanjen peringkat ke- 2, MAN Gondanglegi peringkat ke-3, dan SMA Negeri Kepanjen di Juara Harapan. Para peserta yang sudah capek dan sudah malam mengakibatkan perwakilan peserta tidak dapat hadir ketika pengumuman pemenang sehingga diwakili oleh P. Endra S sebagai pembina Yel yang mewakili para pemenang lomba dari SMP Negeri 5 Kepanjen.
Setelah upacara hari senin diumumkan kepada seluruh warga sekolah dan diberikannya piala oleh salah satu peserta lomba hendycraft kepada sekolah yang diwakili oleh Bapak Kepala Sekolah sendiri. Para peserta yang mendapatkan kemenangan sangat senang atas apa yang sudah diraih oleh mereka sendiri dengan bantuan ilmu yang diberikan ketika di SMP Negeri 5 Kepanjen. Semoga dengan kemenangan-kemenangan yang diperoleh manjadikan siswa, guru, karyawan dan seluruh warga sekolah lainnya menjadi termotifasi untuk lebih maju kedepan.

Berikut Foto Kegiatan:

Pendistribusian bukusan nasi pecel dan air minum yang dilakukan oleh
Pembina dari SMP Negeri 5 Kepanjen kepada seluruh siswa - siswinya.

Para peserta menyantap Nasi Pecel yang sudah disiapkan oleh para panitia.
Enaknya makan pecel bersama temen dan kakak dari sekolah lain yang berjumlah ribuan

Ketua BNK H. Ahmad Subhan menerima penghargaan MURI sebagai aksi makan nasi pecel terpanjang yang diikuti oleh sekitar 7800 orang peserta.

Kondisi lapangan setelah pemecahan aksi makan pecel terpanjang

Penumpukan sampah yang terjadi karena kurangnya disiplin para peserta.

Penumpukan sampah yang terjadi karena kurangnya disiplin para peserta.

SPANEMA band adalah band yang dipersonili oleh Erriga, Yonathan, Yogie, dan Yoga

Persiapan Tim Yel yang akan melakukan kompetisi

Semua peserta foto bersama bersama Pembina Pendamping

Aksi Tim Yel dengan gaya dan aksi yang Narsis abiez

Peserta Contest Handycraft yang sedang menunggu stand

Penilaian yang dilakukan TIM JURI kepada Tim Handycraft

Kepala Sekolah menerima Piala dari peserta lomba.

Peserta Handycraft foto bersama bersama Piala dan Piagam Penghargaan

Peserta Handycraft foto bersama bersama Piala dan Piagam Penghargaan didampingi Oleh Pembina Kesiswaan Dra. Hj. Riyatin

Peserta Handycraft foto bersama bersama Piala dan Piagam Penghargaan didampingi Oleh Pembina Ekstrakurikuler Endra Santoso

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar